Sabtu, 04 Juni 2011

Untuk seseorang

Ditaman ini masih teringat saat engkau petikkan kembang, lalu dengan sorot mata pasti kau selipkan kembang itu disaku bajuku, dan kau duduk disampingku…

Maafkanlah aku yang pada saat itu menganggap semuanya berlebihan, dari apa yang telah kau lakukan untukku selalu kukesampingkan, bahkan kembang yang kau selipkan disaku bajuku itu pun kubuang!!

Masih teringat saat engkau raih lagi kembang itu lalu kau bersihkan dan kulihat lelehan air matamu mulai membasahi pipimu hingga menetes ke kembang itu. Engkaupun berlari sambil menangis, kau berlari meninggalkanku.

Kau yang kini entah dimana…..aku baru menyadarinya saat ini, ternyata kembang itu kembang terakhir untukku. Tak terpikir sedikit pun saat itu, bahwa kembang itu kembang terakhir!!

Bersama teman sepi ini seringkali kupanggili namamu,,tapi….tapi selalu saja yang terdengar hanyalah gema suaraku sendiri, suara sunyi, suara sepi.

Entah dimana engkau berada saat ini. Wahai cahaya….sampaikanlah permintaan maaf ini padanya, meski aku tau ia pergi dengan dendam, semoga ia mau terima maaf ini.

Untuk seseorang yang kini entah dimana!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar