Ada yang kupikirkan sebelum tertidur, diatas kedua lengan yang kujadikan sebagai bantal kumulai menerawang. Ada yang kusesali mengapa begini? Jauh sudah kumelangkah tak terasa, usiaku saat ini bukan lagi usia remaja. Namun masih ada ganjalan dihati ini, perubahan, ya perubahan,,aku merasa sampai usiaku saat ini belum ada perubahan yang signifikan pada perjalananku didunia ini, banyak sekali bahkan sangat banyak kekurangan, ya Allah,astaghfirullaahal’adziim, bukan maksud hati ini enggan mensyukuri nikmat yang telah engkau berikan.
Aku hanya mencoba tuk meng-introspeksi diri ini, mengapa kegagalan dan kekeliruan prediksi masih setia mendampingiku hingga saat ini, aku hanya ingin mencurahkan isi hati ini kepadamu ya Allah, hati ini mungkin terlalu sensitive untuk mendengarkan masukan dari orang lain saat aku mengeluh kepada mereka, ku melihat ada dia yang bahkan lancang “menelanjangiku” saat aku mengeluh, entah mungkin cara dia yang seperti itu!!.
Semuanya seakan terasa percuma, seakan berhenti disini, kecewa,, yang pasti selalu merasa kecewa, mencoba mengubah hari, mencoba-coba jalan yang lain mencari-cari dan berharap semoga saja ada jalan keluar yang akan mengantarkan aku kepada sesuatu yang aku harapkan, namun apa yang selalu terjadi, yang ada hanya kembali dan kembali lagi pada keadaan ini. Aku, sebagai manusia sama seperti yang lain ingin mencintai dan begitupun aku ini ingin dicintai. Kisah cinta yang kualami pun terasa pedas, menggilas, bahkan berulang kali berujung naas. aakh, sepertinya sang “Dewa Amor” pun belum merasa iba menyaksikan kisah-kisahku ini. Apa yang kuimpikan terpaksa kutanggalkan, semangat yang dulu pernah membara rasanya lambat laun mulai padam.
Setiap orang berhak menginterpretasikan aku ini siapa??.
Maafkan aku kawan. Catatan ini hanyalah salah satu bentuk caraku.
Ya Allah…akupun hingga saat ini belum mengerti dan belum tahu pasti sebenarnya apa yang aku cari dalam hidup ini??? Terkadang semuanya terasa serba salah, serba “tanggung”. Program yang aku rancang lagi-lagi kandas dijalanan, nggak fokus. Aku coba bertanya dan mencurahkan pertanyaan-pertanyaan ini pada beberapa teman, namun apa yang aku terima, jawaban mereka cenderung menghakimi. Dan malah timbul pertanyaan dalam hati ini; apakah aku selalu salah terima?? Apakah aku tidak dapat mendengarkan apa kata orang?? Waduh,,,jangan-jangan malah aku sendiri yang menghakimi diri ini!!.
Tolong,,tolonglah aku, aku takut tersesat dan tak dapat menemukan jalan keluar!! Dan waktupun terasa semakin sombong, ia makin menggilasku!!...tolong!!.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar